Analisis Usaha Pengolahan Gula Merah Aren Dengan Metode Profitability Rasio di Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu

Rika Dwi Yulihartika

Abstract


Keterkaitan antara sektor pertanian dengan sektor perindustrian perlu terus ditingkatkan dengan mengembangkan agroindustri. Pengembangan agroindustri diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan industri kecil sekaligus untuk mengentaskan kemiskinan. Usaha pengolahan Gula Merah Aren menjadi komoditi andalan di wilayah Kabupaten Rejang Lebong, ada sekitar 400 petani aren nilai kapasitas produksi 6.710 Kg dari beberapa jenis komoditi andalan lainnya. Permintaan Gula Merah Aren di pasaran cukup meningkat hal ini dikarenakan kepuasan yang dirasakan konsumen dalam penggunaan kualitas produk tersebut (Karmadi, 2003).Responden penelitian sebanyak 20 orang petani pengolahan Gula Merah Aren yang bertempat tinggal di Desa Air Meles Kabupaten Rejang Lebong. Penentuan sampel ditentukan dengan metode sensus yaitu dengan melakukan pendataan seluruh anggota kelompok dilokasi penelitian. Analisis pendapatan usaha pengolahan Gula Merah Aren di Desa Air Meles sebesar Rp 382.589.000-/tahun dengan rata-rata pendapatan petani sebesar Rp 19,129,450,-/tahun. Analisis Profitability Ratio suatu usaha pembuatan Gula Merah Aren di Desa Air Meles layak diusahakan secara finansial karena memiliki nilai rata-rata PV/K > 1 yaitu sebesar 1,47.


Keywords


Gula Merah Aren, Pendapatan Usaha, Analisis Profitability Ratio

Full Text:

PDF

References


Anissa N. 2008. Analisis Finansial Pembuatan Kerupuk Opak di Kabupaten Deli. Universitas Sumatera

Cristhian, P. 2011. Modifikasi proses produksi dan perancangan pengendalian proses produksi Gula Merah Arenskala IRT (studi kasus di IRT Gula Merah Arendi Desa Sumber Ringin, Kabupaten Blitar). Tesis Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Brawijaya Malang.

Djarwanto, 2001. Pokok-pokok Analisa Laporan Keuangan, Cetakan Ketujuh. BPFE Yogyakarta.

Desa Air Meles 2017 Profil Desa Air Meles Tahun 2017, Kecamatan Selupu Lebong Kabupaten Rejang Lebong

Dinas perindustrian dan perdagangan – UKM 2017, Direktorat Industri Kecil dan Menengah 2017, Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong.

Eka P., Agustinus dan Halim, A. 2008, Pembuatan Bioethanol dari Nira Siwalan Secara Fermentasi Fase Cair Menggunakan Fermipan (On-Line). Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro.

Ekowati, S. W. 2010. Analisis Usaha dan nilai tambah Gula Merah Aren (Study Kasus Di Desa Rejo Agung Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi. Department of Agribisnis UMM.

Gabriel Alvian Azmi, dkk. 2013. Perencanaan Strategis Pengembangan Industri Rumah Tangga Kelapa.Universitas Brawijaya

Gray, C., P. Simanjuntak, L.K. Sabar dan P.F.L. Maspeitella. 2002. Pengantar Evaluasi Proyek. PT. Gramedia, Jakarta Gilarso T.1994. Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro. Kanisius, Jakarta

Gumbira Sa’id, E. Rahmayanti dan M.Z. Muttaqin. 2001. Manajemen Teknologi Agribisnis, Kunci Daya Saing Global Produk Agribisnis. (Siswono, Y.H., dkk (Ed.)., Pertanian Mandiri (hlm 91). Penebar Swadaya, Jakarta).

Hamzah, Nurhaida dan Hasbullah 1997 Evaluasi Mutu Gula Semut yang Dibuat dengan menggunakan Beberapa Bahan Laru Alami. Prosiding Seminar Teknologi Pangan (On-Line). Fakultas Pertanian, Universitas Andalas ,Padang

Ibrahim, Y., 2003. Studi Kelayakan Bisnis (Edisi Revisi). Rinneka Cipta, Jakarta.

Issoesetiyo, S dan Sudarto T. 2004. Gula Kelapa, Produk Industri Hilir Sepanjang Masa. Penerbit Arkola. Surabaya.

Issoesetiyo dan T, Sudarto. 2001. Gula Merah ArenProduk Hilir Sepanjang Masa.

Arkola. Surabaya

Karmadi. 2003. Analisa Efisiensi dan Produktivitas Home Industri Ledre (Studi Kasus di Desa Padangan Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro). Skripsi. Universitas Muhammadiyah Malang.

Lipinski, C. A. 2002. Poor Aqueous solubility-an industry wide problem in ADME Screening. American Pharmaceutical Review, 5, 82-85.

Mangunwidjaja, Djumali dan Illah Sailah. 2005. Pengantar Teknologi Pertanian. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mantra, I.B. 2003. Demografi Umum. Pustaka Pelajar.Yogyakarta.

Mardawati, E, Filianty, F dan Marta, H 2008, Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit buah manggis (Garcinia Mangostana L) dalam Rangka Pemanfaatan Limbah Kulit buah manggis di Kecamatan Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya (On-Line). Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Padjadjaran.

Rangkuti F. 1997. Analisis SWOT. Teknik membedah kasus bisnis. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Riyanto, B. 2001. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi 4 Cetakan Ketujuh. BPFE Yogyakarta.

Samuelson, 2001. Ilmu Makro Ekonomi. Media Global Edukasi, Jakarta.

Setyamidjaja, D. 1995. Bertanam Kelapa. Kanisius. Yogyakarta




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.01.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.