Modal Sosial Dalam Komunitas Pedagang Sayuran Di Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka

Rudianto barin, Fournita Agustina, Yudi Sapta Pranoto

Abstract


Faktor perjanjian antara petani Desa Balunijuk dan pedagang sayuran Desa Balunijuk menyebabkan terjadinya modal sosial dalam komunitas pedagang sayuran. Sehingga modal sosial didalam komunitas pedagang sayuran memberikan dampak  hubungan baik terhadap mitra kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan unsur- unsur modal sosial yang dimiliki pedagang sayuran di Desa Balunijuk. Metode yang digunakan adalah metode survei. Metode penarikan contoh pada penelitian ini menggunakan metode sensus dengan sampel responden sebanyak 50 orang. Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) unsur-unsur modal sosial yang dimiliki oleh komunitas pedagang sayuran ada 7 unsur. 7 unsur modal sosial tersebut adalah unsur kepercayaan, kerjasama, norma sosial, saling tukar kebaikan antar individu, nilai-nilai, partisipasi dalam suatu jaringan, dan tindakan proaktif. Namun unsur – unsur modal sosial yang dominan terjadi adalah unsur kepercayaan, kerjasama, dan tindakan proaktif.


Keywords


Modal sosial, Pedagang sayuran, Unsur dari modal sosial

Full Text:

PDF

References


Abdulsyani. 1994. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.

Ardiana, I.D.K.R. 2010. Kompetensi SDM UKM dan pengaruhnya terhadap kinerja UKM di Surabaya. Jurnal manajemen dan kewirausahaan.

Arikunto, 2007. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Aksara.

Asmayanti. 2012. Sistem Pemasaran Cabai Rawit Merah (Capsicum Fritescens) di Desa Cigedug Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut. Program Studi Agribisnis. [skripsi]. Institut Pertanian Bogor.

BPS. 2011. Berita Resmi Statistik. Komposisi Penduduk. http://www.bps.go.id/. Diakses pada 15 juni 2017

BPS. 2015. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bangka, Badan Pusat Statistik.

Damsar. 2009. Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Coleman. 2009. Perencanaan Daerah: Memperkuat Prakarsa Rakyat dalam Otonomi Daerah. Yogyakarta: Lapera Pustaka Utama.

Desmawarita, S. 2014. Kepercayaan Mahasiswa Terhadap Ustadz: Pendekatan Indigenous Psikologi. Fakultas Psikologi [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Dina, F. 2009. Mengembangkan Proaktif Siswa Melalui Layanan Bimbingan. Fakultas Ilmu Pendidikan [Skripsi]. Universitas Negeri Semarang.

[FAO] Food and Agriculture Organization. (2011). Guidelines for Measuring Household and Individual Dietary Diversity. FAO.

Fukuyama, F. 1999. Social Capital and Civil Society. George Mason University: Institute of Public Policy.

Gittel et al. 2001. Social Capital and Poor Communities. New York: Russell Sage Foundation.

Hurriyati, R. 2010. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen. Bandung: Alfabeta.

Juanda, B. 2009. Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. Bogor: IPB press.

Kotler, P. 2009. Manajemen Pemasaran, Edisi 13. Jakarta: Erlangga.

Penyuluh Pertanian Lapangan. 2016. Pertumbuhan Pedagang Sayuran Desa Balunijuk. Desa Balunijuk Kecamatan Merawang.

Maulana, A. 2004. Kamus Ilmiah Populer Lengkap. Yogyakarta: Absolut.

Siti Irene Astuti, D. 2009. Desentralisasi Dan Partisipasi Dalam Pendidikan. Yogyakarta: UNY.

Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Penerbit CV. Alfabeta.

Syahyuti. 2008. Peran Modal Sosial (Social Capital) Dalam Pemasaranhasil Pertanian. Bogor: Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Theingi. 2008. Social Capital in Southeast Asian Business Relationships. Journal of industial marketing management 37(2008) vol 523-530.

Lopez, A.F., Catarina, R.P., Tiago, N.S. 2012. When Sociable Workers Pay-Off: Can Firms Internalize sosial Capital Eksternalities. Structural Change and Economic Dynamics 23, 127-136




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.01.7

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.