Efisiensi Alokatif Usahatani Padi Pada Lahan Gambut di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau

Ahmad Nazeb, Dwidjono Hadi Darwanto, Any Suryantini

Abstract


Padi adalah komoditas pangan di Indonesia yang strategis untuk usahatani padi yang memberikan tambahan pendapatan untuk petani. Usahatani dapat meningkat jika penggunaan faktor – faktor produksi sudah efisien. Penelitian bertujuan untuk (1) Menentukan faktor – faktor mempengaruhi produksi usahatani padi dilahan gambut Kabupaten Pelalawan. (2) Menentukan efisiensi alokatif faktor produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan. Jumlah responden sebanyak 50 petani dengan pengambilan sampel secara sengaja dengan lokasinya berada di Desa pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten pelalawan, Provinsi Riau. Alat analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglass metode Ordinary Least Square (OLS) uji asumsi klasik dan untuk mengetahui tujuan kedua yaitu analisis efisiensi alokatif faktor-faktor produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan sudah efisien secara alokatif. Efisiensi penggunaan input terjadi apabila petani mampu megupayakan sesuatu agar nilai produk marginal (NPM) untuk suatu input samadengan harga input. Hasil penelitian menunjukkan beberapa variabel dengan pemanfaatan luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk tsp, herbisida, insektisida, tenaga kerja dan faktor sosial dan berpengaruh positif terhadap produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan adalah Luas lahan, benih dan pupuk urea. Hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan pemanfaatan penggunaan benih dan penggunaan pupuk urea belum efisien dalam usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan, petani harus lebih bijak dalam menanggapi hal itu agar mencapai hasil yang maksimal dari usahatani padi di lahan gambut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.


Keywords


Efisiensi alokatif, Lahan gambut, Produksi, Usahatani padi

Full Text:

PDF

References


Anwar, K., Susanti, M. A. and Masganti (2017) ‘Potensi Dan Pemanfaatan Lahan Gambut Dangkal Untuk Pertanian’, Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1), pp. 43–52.

Arta, S. B., Darwanto, D. H. and Irham, I. (2014) ‘Allocative Efficiency Analysis of Sorghum Production Factors in Gunungkidul District’, Agro Ekonomi, 24(1), pp. 78–83.

Husaini, M. (2012) ‘Pengkajian Daya Saing dan Dampak Kebijakan Terhadap Usahatani Padi dan Jeruk Lahan Gambut Kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan’, Jurnal Agrides, 2(2), p. 122.

Ratmini, N. S. (2012) ‘Karakteristik dan Pengelolaan Lahan Gambut untuk Pengembangan Pertanian’, Jurnal Lahan Suboptimal, 1(2), pp. 197–206.

Soekartawi (2003) ‘Teori dan Aplikasinya, Cetakan Ketujuh. PT. Rajagrafindo Persada, Jakarta.’

Supriyo, A. and Maftu’ah, En. (2009) ‘Teknologi Rehabilitasi Lahan Gambut Bongkor Untuk Budidaya Padi’, 9(1), pp. 58–67.

Utama, M. Z. H. and Haryoko, W. (2009) ‘Pengujian Empat Varietas Padi Unggul Pada Sawah Gambut Bukaan Baru di Kabupaten Padang Pariaman’, Jurnal Akta Agrosia, 12(1), pp. 56–61.

Wibishanna, A. and Mustadjab, M. M. (2016) ‘Analisis Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung di Desa Dengkol , Kecamatan Singosari, Malang’, 26(2), pp. 136–143.

Widyati, E. (2011) ‘Overview on Optimizatin of Peat Lands Management and Climate Change Issues’, Tekno Hutan Tanaman, 4(2), pp. 57–68.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.