Sikap Konsumen Milenial Terhadap Produk Berlabel Gluten-Free

Neza Rayesa, Dego Yusa Ali

Abstract


Produk gluten-free saat ini mulai banyak diperkenalkan oleh industri pangan di Indonesia. Gluten adalah protein yang terkandung bersama pati yang paling banyak ditemukan pada tepung terigu. Istilah gluten-free  di Indonesia diperkenalkan kepada produk makanan yang tidak menggunakan bahan baku yang berasal dari gandum atau serealia bergluten lain. Adapun bahan baku yang digunakan sebagai pengganti gandum adalah bahan baku lokal seperti umbi-umbian dan sorgum. Upaya untuk meningkatkan minat terhadap produk lokal ini, perusahaan mulai melabeli produknya dengan istilah gluten-free. Kebanyakan produk ini ditujuan pada konsumen milenial yang memiliki potensi besar bagi industri pangan. Meskipun industri pangan mulai gencar memperkenalkan label gluten-free  sebagai pangan sehat, segmen pasar masih sangat kecil, terbatas pada konsumen yang fokus pada gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap dan minat konsumen milenial terhadap produk pangan local dengan label gluten-free. Sikap konsumen diukur melalui penilaian terhadap atribut-atribut produk gluten-free  menggunakan metode fish-bein. Minat konsumen terhadap produk berlabel  gluten-free dikaji menggunakan metode deskriptif analisis. Penelitian dilakukan kepada 302 responden milenial yang ada di Pulau Jawa melalui penyebaran kusioner online. Hasil penelitian menunjukkan sikap responden terhadap produk berlabel gluten free cukup baik. Persepsi yang kurang baik ada pada atribut rasa karena responden menyatakan bahwa produk berbasis non gluten memiliki rasa yang kurang enak dibandingkan dengan produk berbasis gluten. Berdasarkan hasil, rekomendasi strategi pemasaran yang dapat diberikan adalah bereksperimen dalam hal atribut rasa, mempertajam segmen pasar, membuka sistem reseller atau fokus pada pemasaran online, dan melakukan branding melalui endorse atau komunitas tertentu.

Keywords


produk gluten-free; sikap konsumen; minat konsumen; fish bein

Full Text:

PDF

References


Alma, Buchari. 2003. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Edisi 2. Bandung: Alfabeta.

Badan Pusat Statistik. 2019. Jumlah Penduduk di Kota Malang Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin, 2011-2020. Diakses melalui : https://malangkota.bps.go.id/dynamictable/ 2019/05/15/19/jumlah-penduduk-di-kota-malang-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin-2011-2020.html pada 23 Januari 2019

Bascunan, K.A., Maria C.V. and Magdalena A. 2017. Celiac disease: understanding the gluten free diet. European Journal of Nutrition ,56:449–459

Dahlia, L. 2014. Hidup Sehat Tanpa Gluten. PT Elex Media Komputindo. Jakarta

Dunn, Caroline, L. House, and K.P. Shelnutt. 2014. Consumer Perceptions of Gluten-Free Products and the Healthfulness of Gluten-Free Diets. Journal of Nutrition Education and Behavior, 46 (4) Pp. 184–185.

Gallagher, E., Gormley, T. R., and Arendt, E. K. 2004. Crust and crumb characteristics of gluten-free breads. J. Food Eng. 56, 153–161.

Kementrian Pemberdayaan perempuan dan anak (KPPA) dan BPS. 2018. Statistik gender tematik : Profil generasi milenial Indonesia. Penerbit Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jakarta.

Khurshid, N., Ahmad, W., and Saeed, R. 2013. Usage of Food Health Claims and Related Consumer Understanding. Scientific Papers Series Management, Economic Engineering in Agriculture and Rural Development. 13 (3) Pp. 117-120.

Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran (Jilid 1). Terj. Bob Sabran. Jakarta : Erlangga.

Masih, Jolly. 2018. Study on Parameters of Consumer Preferences for Alternative Wheat Products (Gluten-Free Foods) in USA and India. Agricultural Sciences, 9 Pp. 385-396.

Masih, J. dan Sharma, A. 2016. Study On Consumer Behaviour And Economic Advancements Of Gluten-Free Products. American Journal Of Experimental Agriculture, 12(1): 1-10

Muaris, H.J. 2016. 35 Resep Finger Food Bebas Gluten Untuk MPASI. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Moore, M. M., 2005. Novel approaches in the structural development of gluten free bread. Doctoral dissertation, University College Cork Ireland.

Qomariyah, N., Imam S. dan Mas’ud E. 2014. Analisis Sikap Konsumen Dan Kinerja Atribut Kopi Bubuk Sido Luhur. (Studi Kasus Di Ukm Kopi Bubuk Sido Luhur, Kota Malang). Jurnal Industria, 3(1) : 53 – 61

Rahmasari, L.F., Rita N. dan Wahyu B. P. 2017. Analisis Sikap, Konsistensi Dan Kepuasan Pada Teh Kotak Ultrajaya: An Experimental Marketing Research On Ipb Agribusiness Master Of Science Students. Forum Agribisnis, 7 (1): 85 – 102

Reilly, N.R. 2016. The Gluten-Free Diet: Recognizing Fact, Fiction, and Fad. The Journal Of Pediatrics, 175: 206–210.

Rezai, G., Teng, P. K., Mohamed, Z., dan Shamsudin, M. N. (2012). Functional food knowledge and perceptions among young consumers in Malaysia. International Journal of Economics and Management Science, 6 Pp. 28–33.

Rubio-Tapia, A., Ludvigsson, J.F., Brantner, T.L, Murray, J.A., Everhart, J.E. 2012. The prevalence of celiac disease in the United States. The American Journal of Gastroenterology. 107(10): 1538–1544.

Setiadi, N.J. 2013. Perilaku Konsumen : Perspektif Kontemporer pada Motif, Tujuan, dan Keinginan Konsumen. Kencana . Jakarta

Simamora, Bilson. 2004. Analisis Multivariat Pemasaran. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung

Sumarwan, U. 2011. Perilaku Konsumen Teori dan Penerapannya Dalam Pemasaran, Edisi 2. Ghalia Indonesia. Bogor

Vermeir, I., dan Verbeke, W. 2006. Sustainable food consumption: Exploring the consumer ‘attitude – behavioral intention’ Gap. Journal of Agricultural and Environmental Ethics, 19 (2) Pp.169–194.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2022.006.04.39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.