Dampak Risiko Produksi Terhadap Kesejahteraan Rumahtangga Petani Bawang Merah di Kabupaten Sigi

Sherley Siseraf Pamusu, Harianto Harianto, Kuntjoro Kuntjoro, Ratna Winandi

Abstract


Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya fluktuasi produksi dan menurunnya produktivitas lahan usahtani bawang merah adalah risiko produksi.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak risiko produksi terhadap kesejahteraan rumahtangga petani bawang merah di Kabupaten Sigi. Sampel petani yang digunakan sebanyak 210 responden dan pengumpulan data menggunakan teknik random sampling method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko produksi berbanding lurus dengan luas lahan garapan usahatani bawang merah. Semakin tinggi luas lahan garapan, semakin tinggi risiko produksi. Variabel luas lahan, total penggunaan tenaga kerja usahatani bawang merah, penggunaan pupuk Urea,  KCl, TSP dan penggunaan pestisida berpengaruh positif terhadap fungsi risiko produksi, sebaliknya penggunaan pupuk SP berpengaruh  negatif. Peningkatan risiko produksi berdampak menurunkan pendapatan usahatani bawang merah, usahatani non bawang merah, dan pendapatan non pertanian sehingga pendapatan rumahtangga petani menurun.  Peningkatan risiko tersebut berdampak menurunkan kesejahteraan rumahtangga petani.


Keywords


dampak, risiko produksi, kesejahteraan, rumahtangga petani, bawang merah

Full Text:

PDF

References


Aini, N.H., Prasmatiwi, F.E., Sayekti, D.W.. 2015. Analisis Pendapatan dan Risiko Usahatani Kubis Pada Lahan Kering dan Lahan Sawah Tadah Hujan Di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis. 3(1): 1-9.

Amare, M., Cissé, J.D., Jensen, N.D. dan Shiferaw B. 2017. The Impact of Agricultural Productivity on Welfare Growth of Farm Households in Nigeria: A Panel Data Analysis. FAO. Rome.

Binswanger, H.P. 1981. Attitudes Toward Risk: Theoretical Implications of an Experiment in Rural India. The Economic Journal. 91: 867-890.

Debertin, D.L. 1986. Agricultural Production Economics. Macmillan Publishing Company. New York.

Dinas Pertanian Hortikultura Sulawesi Tengah. 2016. Perkembangan Produktivitas Bawang Merah Varietas Lembah Palu. Dinas Pertanian Hortikultura Sulawesi Tengah. Palu.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2016. Perkembangan Agribisnis Hortikultura Tahun 2016. Direktorat Jenderal Hortikultura, Departemen Pertanian. Jakarta.

Fauzan, M. 2016. Analisis Efisiensi Usahatani Bawang Merah di Sentra Produksi Kabupaten Bantul. Laporan Akhir Penelitian Kopertis V. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Yogyakarta.

Just, R.E., Pope, R.D. 1979. Production Function Estimation and Related Risk Consideration. American Journal of Agricultural Economics. 61(2): 276-284.

Robison, L.J., Barry P.J. 1987. The Competitive Firm’s Response to Risk. Macmillan Publisher. London.

Siregar, H., Masyitho, S. 2008. Dinamika Harga Pangan, BBM, Inflasi serta Kemiskinan, dan Implikasinya Bagi Ketahanan Pangan. Seminar Nasional ISEI. 16-18 Juli 2008. Lombok.

Ullah, R., Shivakoti, G.P., Zulfiqa,r F., Kamran, M.A. 2016. Farm risks and uncertainties Sources, impacts and management. SAGE Journal. 45(3):199-205.

Zakaria, W.A. 2009. Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Kunci Kesejahteraan Petani. Seminar Nasional Dinamika Pembangunan Pertanian dan Perdesaan. Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.02.18

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.