Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Produksi Padi Organik di Tasikmalaya

nurlela machmuddin, Nunung Kusnadi, Rayhana Jafar

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor sosial ekonomi yang mempegaruhi produksi pada usahatani padi organik di Kabupaten Tasikmalaya. Kecamatan Cisayong dan Kecamatan Salawu dipilih secara sengaja (purposive) karena merupakan wilayah yang paling banyak memiliki petani padi organik yang telah disertifikasi serta telah dijadikan wilayah demplot. Jumlah petani yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 50 petani. Jenis data yang digunakan adalah data primer tahun 2015. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan metode OLS (Ordinary least square). Dari hasil pendugaan model ditunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.987. Hasil uji F menghasilkan nilai p-value sebesar 0,00  < α = 0.1 artinya bahwa faktor umur, pendidikan formal petani, pengalaman petani, luas lahan, keaktifan petani dalam kelompok tani, intensitas mengikuti penyuluhan, dan tingkat penerapan SNI organik berpengaruh nyata terhadap produksi padi organik. Hasil analisis uji-t diperoleh bahwa faktor yang signifikan berpengaruh terhadap produksi padi organik yaitu  faktor pendidikan formal petani (rata-rata SD), pengalaman berusahatani secara organik (rata-rata 7.5 tahun) dan luas lahan petani (rata-rata 0.33 Hektar). Sumberdaya petani perlu lebih ditingkatkan lagi bukan saja melalui pendidikan formal tapi juga dapat dilakukan melalui pendidikan non formal seperti kursus-kursus, dan pengembangan program sekolah lapang. Penyuluhan yang intensif diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus mengembangkan usahatani padi organik. Peningkatan luas areal lahan organik perlu diperhatikan dalam upaya peningkatan produksi padi organik

Keywords


produksi, usahatani padi organik, faktor sosial ekonomi

Full Text:

PDF

References


Akhilomen, Bivan, and Rahman. 2015.Economic efficiency analysis of pineapple production in Edo State, Nigeria: a stochastic frontier production approach. AJEA.2015., 5(3): 267-280.

Anderson, J.R., and G. Feder. 2003. “Rural Extension Services.” World Bank Policy Research Working Paper 2976, prepared for the Handbook of Agricultural Economics Vol. 3. Washington, D.C.: World Bank.

[Diperta] Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat. 2010. Beras organik berwarna warni [internet]. Agustus 2010; [diunduh 27 Februari 2015]. Persedia pada : http://www.diperta.jabarprov.go.id

Fauziyah, E. 2010. Pengaruh Perilaku Risiko Produksi Petani Terhadap Alokasi Input Usahatani Tembakau : Pendekatan Fungsi Produksi Frontir Stokastik [Disertasi]. Doktor. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Gujarati, D.N. 2003. Basic Econometrics. Fourth Edition. McGraw-Hill, New York.

Gultom L.2014.Analisis efisiensi teknis usahatani padi semi organik di Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor [tesis].IPB, Bogor.

Haryani.2009. Analisis efisiensi usahatani padi sawah pada program pengelolaan tanaman dan sumberdaya terpadu di Kabupaten Serang Propinsi Banten [Tesis]. IPB, Bogor.

Kusnadi N, Tinaprilla N, Susilowati, dan Purwoto. 2011. Analisis efisiensi usahatani padi di beberapa sentra produksi padi di Indonesia. JAE,29 (1):25-48.

Machmuddin N, Kusnadi N, Syaukat Y.2017.Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Padi Organik dan Konvensional di Kabupaten Tasikmalaya. Forum Agribisnis, Vol 6 (2) : 145-160.

Mayrowani H.2012.Pengembangan pertanian organik di Indonesia. Pusat Sosial Ekonomi dan kebijakan Pertanian, Bogor.

Nurani L E. 2014. analisis efisiensi teknis padi organik di Kabupaten Bogor [tesis]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bagor.

Prayoga, A. 2010. Produktivitas dan Efisiensi Teknis Usahatani Padi Organik Lahan Sawah. JAE, 28(1): 1-16.

Rukka, H., Buhaerah dan Sunaryo. 2006. hubungan karakteristik petani dengan respon petani terhadap penggunaan pupuk organik pada padi sawah (Oryza sativa L.). Jurnal Agrisistem, 2(2006): 23-31.

Yasin M, Ashfaq, Adil, and Bakhsh.2014.Profit efficiency of organic vs conventional wheat production in rice-wheat zone of Punjab, Pakistan. J. Agric. Res.52(3):431-452.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.04.8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.