Pengembangan Pertanian Alami Berbasis Self-Help

Erwin Rasyid, Ayu Adriyani, Ratna Riadhini Darmawan

Abstract


Studi ini mencoba melihat bagaimana proses kontektualisasi perspektif self-help dalam praktik pengembangan pertanian alami yang dilakukan oleh masyarakat Salassae. Salassae merupakan salah satu desa di Bulukumba yang berhasil mengorganisir pengembangan pertanian alami di wilayahnya. Pendekatan dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui praktik pertanian alami di Salassae, terjadi proses perubahan sosial ekonomi yang dapat dilihat melalui ruang-ruang yang diciptakan oleh masyarakat untuk membaca dan mengenali masalah yang mereka hadapi. Proses pengembangan pertanian alami di desa Salassae dicapai melalui mobilisasi sumber daya hingga pengembangan kapasitas masyarakat. Keputusan untuk beralih dari pertanian konvensional ke pertanian alami menampakkan perubahan positif yang membuat mereka terpacu untuk terus melakukan perbaikan baik dalam bidang pertanian maupun bidang sosial ekonomi masyarakat

Keywords


Self Help; Pertanian Alami; Salassae

Full Text:

PDF

References


Cheung, Yuet W. Bong-Ho Mok dan Tak-Sing Cheung. 2005. Personal Empowerment and Life Satisfaction Among Self-Help Group Member in Hong Kong. Small Group Research, Volume 36 Nomor 2, Juni 2005, hlm 354-277

Colle, D. Royal. 2008. Threads of Development Communication dalam Coomunication For Development and Social Change. SAGE Publications India Pvt Ltd. Hal 144

Feriyanto, Nur. 2016. Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Sidorejo Kabupaten Purworejo Melalui Penguatan Kelembagaan Berbasis Pengembangan Potensi Lokal. AJIE - Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, Volume 1 Nomor 3, September 2016, hlm 210-218

Ganiem, Leila Mona. 2017. Pemberdayaan Perempuan Miskin Kota Melalui Pendidikan. Jurnal Aspikom, Volume 3 Nomor 2, Januari 2017, hlm 239-255.

Hadad, Ismid. 2016. Menyelamatkan bumi, menggapai tujuan pembangunan pasca 2015. perjalanan maraton menuju SDGs 2030. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan & Perubahan Iklim, Volume 35 Nomor 2, 2016. ISSN 0301-6269

Klandermans, Bert. 1984. Mobilization and Participation: Social-Psychological Explanationn of Resource Mobilization Theory. American Sosiological Review.

Locher, David A. 2002. Collective Behaviour. New Jersey: Prentice Hall

Narang, Uma. 2012. Self Help Group: An Effective Approach to Women Empowerment in India. International Journal of Social Science and Interdisciplinary Research, Volume 1 Nomor 8, Agustus 2012, hlm 8-16

Rahardjo, M. Dawam. 2012. Pembangunan Pascamodernis: Esai-Esai Ekonomi Politik. Yogyakarta: INSISTPress

Sulaiman Adhi Iman, Toto Sugito dan Ahmad Sabiq. (2016). Komunikasi Pembangunan Partisipatif untuk Pemberdayaan Masyarakat Buruh Migran. Jurnal Ilmu Komuninkasi, Volume 13 Nomor 2, Desember 2016, hlm 233-252

Soetomo. 2013. Strategi-Strategi Pembangunan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sulistyowati, Fadjrani. Yuti Setyowati dan Theodorus Wuryantomo (Ed.). 2005. Komunikasi Pemberdayaan. Yogyakarta: APMD Press

Tjokrowinoto. 2007. Pembangunan dan Tantangan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yang, Yunjeong. (2016). Participation in Development: Learning from the Past and Present in The Republic of Korea. Asia Pasific Development Journal Volume 23 Nomor 2, Desember 2016, hlm. 81-103




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.04.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.