Manajemen Risiko Produksi Sistem Hidroponik Studi Kasus Fruitable Farm Kabupaten Bogor

Nikita Novalin Simaremare, Pandi Pardian, Lucyana Lucyana Trimo

Abstract


Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman dengan media bukan tanah dan sesuai digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional di Indonesia sebagai solusi terhadap peningkatan konversi lahan. Fruitable Farm merupakan salah satu bisnis startup pertanian sistem hidroponik yang berkembang melalui Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) oleh Kementerian Pertanian pada tahun 2016. Namun, Fruitable Farm menghadapi berbagai risiko dalam kegiatan produksinya yang mempengaruhi optimalisasi hasil produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi setiap tahapan kegiatan produksi, mengidentifikasi risiko risiko pada setiap tahapan produksi, dan mengetahui langkah dan hasil dari manajemen risiko yang dilakukan pada kegiatan produksi sayuran hidroponik di Fruitable Farm. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik penelitian studi kasus. Alat analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko ialah metode House of Risk (HOR) tahap 1 dan House of Risk (HOR) tahap 2. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat 5 tahap kegiatan produksi sayuran hidroponik Fruitable Farm, diidentifikasi sebanyak 38 sumber risiko dan 39 kejadian risiko dari semua tahap kegiatan produksi, dihitung sebanyak 3 risiko prioritas yang harus ditanggulangi terlebih dahulu, dan dipilih 2 aksi mitigasi yang paling tepat untuk menanggulangi risiko risiko prioritas.



Keywords


Hidroponik, Kegiatan Produksi, HOR, Manajemen Risiko

Full Text:

PDF

References


Hamli, Fitriani, Iskandar M. Lapanjang, and Ramal Yusuf. 2015. “Respon Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Secara Hidroponik Terhadap Komposisi Media Tanam Dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair.” J. Agrotekbis 3 (3): 290–96.

Kaunang, Stevanus G, Melsje Y. Memah, Ribka M. Kumaat. 2016. “Persepsi Masyarakat Terhadap Tanaman Hidorponik Di Desa Lotta Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa.” Agri-SosioEkonomi Unsrat 12 (2A): 283–302.

Mustopa, Zaenil, Prof. Dr. H. Purbayu Budi Santosa, MS. 2018. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian Di Kabupaten Demak.”

Rahmattullah. 2016. “IKM INTIP DENGAN PENDEKATAN METODE HOUSE OF RISK ( Studi Kasus : IKM Intip Kota Surakarta ).”

Seftyanis, Kiki. 2017. “Pengelolaan Hama Dan Penyakit Terpadu.” Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Universitas Jenderal Soedirman. http://www.academia.edu/download/40767505/ACARA_1.docx.

Triatna, Asep Tantan. 2013. “Peranan Ekstra Kulikuler Paskibra Dalm Meningkatkan Nasionalisme Siswa (Studi Deskriptif Analisis Terhadap Ekstrakulikuler Paskibra SMP Pasundan 1 Banjaran Kabupaten Bandung Universitas Pendidikan Indonesia.”

Yudiarini, Nyoman. 2011. “Perubahan Pertanian Subsisten Tradisional Ke Pertanian Komersial.” DwijenAGRO 2 (1): 1–8.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.01.1

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.