Pola Permintaan Pangan Hewani di Indonesia

Ledi Ermansyah, Arief Daryanto, Yusman Syaukat

Abstract


Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan tingkat dan nilai konsumsi pangan hewani yang diproyeksikan akan terus meningkat. Namun, saat ini Indonesia memiliki beberapa permasalahan dalam konsumsi pangan hewani, seperti rendahnya rata-rata tingkat konsumsi dan pangsa pengeluaran, penurunan tingkat konsumsi dan pangsa pengeluaran, serta relatif tingginya harga beberapa komoditas pangan hewani. Selain itu, sering terjadi ketidakakuratan dalam proyeksi penawaran dan permintaan pangan hewani di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menganalisis pola permintaan pangan hewani di Indonesia dan (2) memproyeksikan permintaan pangan hewani di Indonesia. Data yang digunakan bersumber dari Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014 sampai 2018, dengan model permintaan yang digunakan adalah log-linear (double log) dan metode estimasi Seemingly Unrelated Regression. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan pola permintaan pangan hewani di Indonesia baik ditinjau dari tingkat konsumsi, harga-harga, total pengeluaran, dan pangsa pengeluaran pangan hewani di Indonesia. Permintaan pangan hewani di Indonesia dipengaruhi oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), preferensi, dan tren waktu serta dipengaruhi dan responsif terhadap perubahan harga-harga pangan hewani dan pendapatan. Dalam enam tahun ke depan yaitu 2019 sampai 2024, diproyeksikan akan terjadi peningkatan permintaan pangan hewani di Indonesia yang diakibatkan pertumbuhan harga-harga pangan hewani, pendapatan, IPM, preferensi, dan tren waktu.



Keywords


permintaan, proyeksi, pangan hewani, Indonesia.

Full Text:

PDF

References


[ABARES] Australian Bureau of Agricultural and Resource Economics and Sciences. 2015. What Indonesia Wants : Analysis of Indonesia's Food Demand to 2050 : Research Report No. 15 [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada: http://www.agriculture.gov.au.

Adi ES, Nurliza, Imelda. 2017. Analisis Permintaan Rumah Tangga terhadap Daging Ayam Broiler di Kabupaten Mempawah. Jurnal Social Economic of Agriculture, 6(2):75-83.

Aliasuddin. 2006. Penerapan Model Rotterdam terhadap Permintaan Daging di Malaysia. Jurnal Manajemen dan Pembangunan, 5(1):1058-1071.

Ariani M, Suryana A, Suhartini SH, Saliem HP. 2017. Keragaan Konsumsi Pangan Hewani Berdasarkan Wilayah dan Pendapatan di Tingkat Rumah Tangga. Analisis Kebijakan Pertanian, 16(2):147-163.

[BKP] Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI. 2018. Direktori Perkembangan Konsumsi Pangan. Jakarta (ID) : BKP Kementan RI.

[BPS RI] Badan Pusat Statistik RI. 2017. Ringkasan Eksekutif Pengeluaran dan Konsumsi Penduduk Indonesia. Jakarta (ID) : BPS RI.

Chang HS, Bettington N. 2001. Demand for Wine in Australia, System versus Single Equation Approach : Working Paper [internet]. [diunduh 2019 April 20]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net.

Dastagiri MB, Prasad GMNV, Patil GI. 2014. World and Indian Agriculture: Revolutions and Multi Speed Strategies for Future. Science Discovery, 2(1):14-26.

Deaton A, Muellbauer J. 1980. An Almost Ideal Demand System. The American Economic Review, 70(3):312–326.

Delgado C, Rosegrant M, Steinfeld H, Ehui S, Courboi, C. 1999. Livestock to 2020-The Next Food Revolution. Food, Agriculture and the Environment : Discussion Paper (28). [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada: https://cgspace.cgiar.org.

Delgado C. 2003. Rising Consumption of Meat and Milk in Developing Countries Has Created a New Food Revolution. Journal of Nutrition, 133(11):3907-3910.

Fan S. 2014. Economics of Food Insecurity and Malnutrition : Paper prepared for presentation at the “Ethics, Efficiency and Food Security” The Crawford Fund 2014 Annual Parliamentary Conference. [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada https://tind-customer-agecon.s3.amazonaws.com.

[FAO] Food and Agriculture Organization. 2012. World Agriculture Towards 2030/2050 : the 2012 Revision : ESA Working Paper 12(03). [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada http://www.fao.org.

___________________. 2017. Global and Regional Food Consumption Patterns and Trends [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada : http://www.fao.org.

Fatmawati, Rostin, Baso JN. 2016. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Sapi di Indonesia. Jurnal Ekonomi, 1(1):128-134.

Gerbens-Leenes PW, Nonhebel S, Krol MS. 2010. Food Consumption Patterns and Economic Growth. Increasing Affluence and the Use of Natural Resources. Appetite, 55(3):597-608.

Gillespie S, Haddad L. 2001. Attacking the Double Burden of Malnutrition in Asia and the Pacific. ADB Nutrition and Development Series 4. [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada : https://www.adb.org.

Intriligator MD, Bodkin RG, Hsiao C. 1996. Econometric Models, Techniques, and Applications. New Jersey (US) : Prentice Hall, Inc.

Kemalawaty M, Endiyani E, Irhami I. 2017. Analisis Konsumsi Pangan Sumber Protein Hewani di Propinsi Aceh. Jurnal Agropolitan, 1(2):1-14.

[Kemendag RI] Kementerian Perdagangan RI. 2013. Laporan Akhir Analisis Dinamika Konsumsi Pangan Masyarakat Indonesia. Jakarta (ID) : Kemendag RI.

___________________. 2017. Perkembangan Harga Komoditi Pokok. Jakarta (ID) : Kemendag RI.

Koutsoyiannis. 1977. Theory of Econometrics: An Introductory Exposition of Econometric Methods. Second Edition. London (GB): Macmillian Press Ltd.

Mayasari D, Satria D, Noor I. 2018. Analisis Pola Konsumsi Pangan Berdasarkan Status IPM di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 18(2):191-213.

Nicholson W, Synder C. 2010. Intermediate Microeconomics and Its Application Eleventh Edition. Ohio (US) : South-Western, Cengage Learning.

Novarista N, Syahni R, Jafrinur. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Pangan Hewani pada Konsumen Rumahtangga di Kota Padang. Jurnal Agribisnis Kerakyatan, 3(1):64-74.

Pindyck RS, Rubinfeld DL. 1998. Econometric Model and Economic Forecast Fourth Edition. Boston (US): McGraw-Hill.

Reardon T, Gulati A. 2008. The Supermarket Revolution in Developing Countries : Policies for “Competitiveness with Inclusiveness. [internet]. [diunduh 2017 Sep 25]. Tersedia pada: https://www.researchgate.net.

Selvanathan S, Selvanathan EA, Albalawi S, Hossain M. 2016. Meat and Fish Consumption Patterns in Saudi Arabia. Journal of Applied Economics, 48(5):446–460.

Setiawan N. 2006. Perkembangan Konsumsi Protein Hewani di Indonesia: Analisis Hasil Survey Sosial Ekonomi Nasional 2002-2005. Jurnal Ilmu Ternak, 6(1): 68 – 74.

Sheng TY, Shamsudin MN, Mohamed Z, Abdullah AM, Radam A. 2010. Demand Analysis of Meat in Malaysia. Journal of Food Products Marketing, 16(2):199-211.

Sinaga BM. 2017. Pendekatan Kuantitatif dalam Penelitian Perdagangan : Konsep, Model dan Metode. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Sitepu RK, Sinaga BM. 2006. Aplikasi Model Ekonometrika: Estimasi, Simulasi, dan Peramalan menggunakan Program SAS. Bogor (ID): Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian. Sekolah Pascasarjana. Insitut Pertanian Bogor.

Wahyuni D, Purnastuti L, Mustofa. 2016. Analisis Elastisitas Tiga Bahan Pangan Sumber Protein Hewani di Indonesia. Jurnal Economia, 12(1):43-53.

Virgantari F. 2012. Analisis Permintaan Produk Perikanan di Indonesia: Pendekatan Model Quadratic Almost Ideal Demand System (QUAIDS). Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 6(2):191-203.

Yuliandri LA. 2015. Pola dan Perilaku Konsumsi Pangan Asal Ternak pada Rumah Tangga Peternak Sapi Perah di Jawa Tengah. Agrivet Journal, 3(2) : 1-11.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.01.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.