Penentuan Produk Agroindustri Unggulan di Kabupaten Sumedang

Nurul Husna Azhar, Roni Kastaman, Anas Bunyamin

Abstract


Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan serta sektor industri pengolahan di Kabupaten Sumedang memberikan kontribusi nilai PDRB paling tinggi pada tahun 2014-2018, sehingga Kabupaten Sumedang memiliki potensi pada sektor agroindustri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas produk agroindustri unggulan dan penilaian masyarakat terhadap produk agroindustri unggulan yang telah ditentukan di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan analisis ANOVA. Alat analisis data yang digunakan adalah Microsoft Excel dan Software IBM SPSS Statistics 24. Hasil analisis MPE menunjukkan bahwa prioritas produk agroindustri unggulan di Kabupaten Sumedang adalah kopi bubuk, kopi sangrai, ubi cilembu bakar, keripik ubi cilembu, tembakau mole merah, opak ketan, tembakau mole putih, tahu sumedang, keripik tempe, dan oncom pasireungit. Analisis ANOVA menunjukkan adanya perbedaan penilaian urutan produk agroindustri unggulan, yaitu tahu sumedang, ubi cilembu bakar, oncom pasireungit, tembakau mole putih, keripik ubi cilembu, keripik tempe, kopi sangrai, kopi bubuk, tembakau mole merah, dan opak ketan.


Keywords


Produk agroindustri unggulan, MPE, ANOVA, Kabupaten Sumedang

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumedang. (2019). Kabupaten Sumedang Dalam Angka. Badan Pusat Statistik.

Hutauruk, B. R. (2017). Analisa Prediksi Jumlah Kelulusan Siswa Paket C dengan Menggunakan Metode Analysis of Variance ( Studi Kasus : PKBM HANUBA ). Majalah Ilmiah INTI, 5, 54–58.

Jumardi, F. M. (2011). Prioritas Calon Pejabat Kepala Biro dengan Menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) (Studi Kasus : Sekretariat Daerah Provinsi Riau).

Kusnendi. (2016). Memahami Analisis Varians. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, 2016, 1–12. http://file.upi.edu/dosen

Marimin. (2004). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. PT. Grasindo.

Novalia, N. (2019). Analisis Hasil Belajar: Dampak Pembelajaran Berbantuan Software pada Pembelajaran Statistika. Desimal: Jurnal Matematika, 2(3), 271–279.

Pramandari, P. Y. (2014). Analisis Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Bali. Juima, 4(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah

Prof. Dr. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Penelitian Kualitatif, dan R&D). In Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.

Rangkuti, A. H. (2011). Teknik Pengambilan Keputusan Multi Kriteria Menggunakan Metode Bayes, MPE, CPI dan AHP. ComTech, 2(9), 229–238.

Saputri, F. W. (2020). Implementasi Model Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Setiawan, K. (2019). Buku Ajar Metodologi Penelitian (Anova Satu Arah). In Padang: UNP.

Wicaksono, I. A. (2011). Analisis Location Quotient Sektor dan Subsektor Pertanian pada Kecamatan Di Kabupaten Purworejo. Mediagro, 7(2), 11–18.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.03.21

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.