Perkembangan dan Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Volume Impor Garam Industri di Indonesia

Okvianti Putri, Teti Sugiarti

Abstract


Permintaan garam semakin meningkat seiring dengan pertambahan penduduk dan industri. Ketidakseimbangan antara jumlah produksi garam industri dengan jumlah permintaan garam industri menjadi permasalahan saat ini, sehingga untuk mencukupi permintaan garam industri diperlukan adanya impor. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui tren volume impor garam Indonesia tahun 2019-2023, (2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan volume impor garam industri di Indonesia. Penelitian menggunakan data time series (2007-2018) yang diolah dan dianalisis menggunakan analisis tren dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren volume impor garam industri di Indonesia selama tahun 2019-2023 diramalkan cenderung mengalami peningkatan sebesar 107.101 ton/tahun. Faktor-faktor yang mempengaruhi volume impor garam industri di Indonesia secara signifikan dan positif adalah variabel harga garam impor dan jumlah industri pengguna bahan baku garam, sedangkan variabel jumlah produksi, nilai kurs, dan pertumbuhan GDP Indonesia perkapita tidak berpengaruh secara signifikan. Saran untuk penekanan laju impor dapat dilakukan dengan peningkatan teknologi produksi, kebijakan pemerintah terkait stabilitas harga garam internasional dan kuota impor garam industri.

Keywords


Garam, Impor, Tren, Regresi berganda

Full Text:

PDF

References


Arsyad, L. (1994). Peramalan Bisnis Edisi Pertama. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Badan Pusat Statistik. (2019). Impor Garam Menurut Negara Asal Utama, 2010-2019. Retrieved October 10, 2019, from https://www.bps.go.id/statictable/2019/02/14/2013/impor-garam-menurut-negara-asal-utama-2010-2018.html

Baihaki, L. (2013). Ekonomi-Politik Kebijakan Impor Garam Indonesia Periode 2007-2012. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 17(1), 1–16.

Christianto, E. (2013). Faktor yang Memengaruhi Volume Impor Beras di Indonesia. Jurnal JIBEKA, 7(2), 38–43.

Dharmayanti, S. S., dan Rifin, A. (2013). Analisis Ketersediaan Garam Menuju Pencapaian Swasembada Garam Nasional Yang Berkelanjutan ( Suatu Pendekatatan Model Dinamik ) Analysis ff Salt Availability Towards Sustainable National Salt Self- Sufficiency Achievement ( A Dynamic Model Approach ). Jurnal Sosek, 8(1), 103–115.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut. (2018). Refleksi 2018 & Outlook 2019. Indonesia.

Ekananda, M. (2015). Ekonomi Internasional. Jakarta: Erlangga.

Ihsannudin dan Fauziyah. (2014). Pengembangan Kelembagaan Pemasaran Garam Rakyat (Studi Kasus di Desa Lembung, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan). Jurnal Ekonomi Sosial Pertanian, 7(1), 52–59.

Jamil, A. S., Tinaprilla, N., dan Suharno. (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Efektivitas Kebijakan Impor garam indonesia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 11(1), 43–68.

Juanda, B. dan J. (2008). Ekonometrika Deret Waktu Teori & Aplikasi. Bogor: IPB Press.

Junaidi. (2014). Estimasi , Pemilihan Model dan Peramalan Hubungan Deret Waktu. FEB, Universitas Jambi, 1–7. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.4396.3048

Kartikasari, D. (2017). The Effect of Export , Import and Investment to Economic Growth of Riau Islands Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 7(4), 663–667.

Kemala, G. W. R. (2013). Analisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Impor Garam Indonesia (dari Negara Mitra Dagang Australia, India, Selandia, dan Cina). Skripsi, 1–59.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2018). Laut Masa Depan Bangsa, Mari Jaga Bersama. Retrieved September 13, 2019, from https://kkp.go.id/artikel/12993-laut-masa-depan-bangsa-mari-jaga-bersama

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2018a). Impor Garam untuk Penuhi Bahan Baku Industri. Retrieved September 20, 2019, from Kompas website: https://kemenperin.go.id/artikel/18974/Impor-Garam-untuk-Penuhi-Bahan-Baku-Industri

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2018b). Kebutuhan Garam Industri Melonjak 76,19% di 2018. Retrieved September 19, 2019, from https://kemenperin.go.id/artikel/18960/Kebutuhan-Garam-Industri-Melonjak-76,19-di-2018

Kurniawan, T. dan A. A. (2013). Dampak Kebijakan Impor Dan Kelembagaan Terhadap Kinerja Industri Garam Nasional. Jurnal Kebijakan Sosek, 3(1), 1–13.

Murni, A. (2013). Ekonomika Makro Edisi Revisi. Bandung: PT. Refika Aditama.

Nopirin. (1995). Ekonomi Internasional edisi 3. Yogyakarta: BPFE.

Nteegah, A. dan N. M. (2016). Analysis of Factors Influencing Import Demand in Nigeria. International Journal of Arts Humanities and Sosial Sciences (IJAHSS), 1(5), 33–42.

Nurjannah, S. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula di Indonesia. Economics Development Analysis Journal, 4(2), 182–191.

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia. (2005). Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 20/M-DAG/PER/9/2005. Retrieved November 22, 2019, from http://jdih.kemendag.go.id/backendx/image/regulasi/28040520_Permendag_Nomor__20_Tahun_2005.pdf

Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor:88/M-IND/PER/10/2014. Retrieved November 24, 2019, from http://jdih.kemenperin.go.id/site/download_peraturan/1862

Putong, I. (2013). Economics Pengantar Mikro dan Makro Edisi 5. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Razi, F. I. dan E. I. (2016). Analisis Perkembangan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Garam di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 1(1), 346–352.

Richart, P. S. W. dan L. G. M. (2014). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Impor Barang Konsumsi di Indonesia. E-Jurnal EP Unud, 3(12), 613–623.

Rosyidi, S. (2001). Pengantar Teori Ekonomi (Pendekatan kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Rusdi. (2018). The Effect Factors of Supply Salt in Indonesia. Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Bussines, 1(2), 141–150.

Rusiyanto., E. S. dan J. (2013). Penguatan Industri Garam Nasional Melalui Perbaikan Teknologi Budidaya dan Diversifikasi Produk. Sainteknologi, 11(2), 129–142.

Salvatore, D. (1997). Ekonomi Internasional Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Santoso, A. B. dan N. (2017). Proyeksi Daya Dukung Pakan dan Populasi Sapi di Provinsi Maluku. Jurnal Agriekonomika, 6(1), 1–11.

Sukiyah, E. . V. I. . A. S. dan F. M. (2017). The Salt Potentials in Indonesia. Journal Of Geological Sciences and Applied Geology, 2(1), 28–33.

Suliyanto. (2011). Ekonometrika Terapan: Teori & Aplikasi dengan SPSS. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Yulivestra, M. dan E. H. K. (2018). Salt Import Regulation in Indonesia : Solution and Promises (Goverment Regulation Number. 9 of 2018). (2), 1–16.




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.03.13

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JEPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.