Adopsi Inovasi Padi Organik Berbasis Kemitraan di Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang

Oppie Eka Dian Nugroho, Budianto Budianto, Gunawan Gunawan

Abstract


Karakteristik petani menjadi faktor keberhasilan proses adopsi inovasi padi organik berbasis kemitran pada kelompoktani di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto. Namun tidak semua petani memiliki karakteristik yang sama sehingga perlunya pembinaan dan pendampingan kelompoktani dalam meningkatkan adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan.  Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui tingkat adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan, (2) mengetahui hubungan karakteristik petani dalam adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 99 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan lebih dominan pada tingkat adopsi inovsi tahapan penerapan yaitu sebanyak 47 responden dari total 99 responden. (2) Faktor yang berhubungan dengan adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan adalah faktor eksternal dari karakteristik petani yaitu penyuluhan pertanian (intensitas penyuluhan, komunikasi penyuluhan dan studi lapang). Kesimpulan  penelitian ini menunjukkan semakin tinggi intensitas kegiatan penyuluhan pertanian yang dilakukan maka tingkat adopsi inovasi padi organik berbasis kemitraan akan semakin meningkat secara signifikan.

Keywords


Karakteristik, adopsi, kemitraan

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Sukmawati., Amri Jahi. 2006. Hubungan Sejumlah Karakteristik Petani Sayuran Dengan Pengetahuan Tentang Pengelolaan Usahatani Sayuran Di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Amala, Tasnim Ahsanu., Diana Chalil, dan Luhut Sihombing. 2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Adopsi Petani Terhadap Sistem Pertanian Organik. Sumatera Utara : Universitas Sumatera Utara

Handarini, Ristika., Ma’ruf Tafsin. 2012. Revitalisasi Sistem Peternakan Berkelanjutan Berbasis Integrasi Dengan Perkebunan Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan. Sumatera Utara : Universitas Sumatera Utara

Keputusan Menteri Pertanian No 940 Tahun 1997. Tentang Pedoman Kemitraan Usaha Pertanian.

Lamarang, Zulfikar., B. F. J. Sondakh., Anneke K. Rinjtap., Adrie A. Sajow. 2017. Peranan Penyuluh Terhadap Pengambilan Keputusan Peternak Dalam Adopsi Inovasi Teknologi Peterenakan Di Kecamatan Sangkub Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Manadro : Universitas Sam Ratulangi

Muchangi, Chomba Titus. 2016. Influence Of Farmer’s Characteristics, Agricultural Extension And Technology Specific Factors On Adoption Of Organic Farming Technologies In Embu West Sub County, Embu, Kenya. Kenya : University Of Nairobi

Mwangi, Margaret and Samuel Kariuki. 2015. Factors Determining Adoption of New Agricultural Technology by Smallholder Farmers in Developing Countries. Kenya : Egerton University

Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1997. Tentang Kemitraan

Rogers, Everett M. 2003. Diffusion Of Innovations. New York : A Division Of Macmillan Publishing Co., Inc

Sungkawa, Iman., Achmad Jaeroni dan Yanesa Ayu Prahatsi. 2015. Hubungan Metode Pelatihan Dan Kunjungan (Laku) Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dengan Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah. Gunung Jati : Universitas Swadaya Gunung Jati




DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.03.14

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J E P A

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.